JATUH YANG INDAH

ceritalebaydecojatuhSabtu pagi, Rusdi mengantar Aisyah pergi ke pasar untuk membeli beberapa bahan makanan untuk arisan RT nanti malam di rumahnya. Rusdi harus menemani Aisyah karna bahan yang dibeli cukup banyak. Mulailah Rusdi berpetualang mengikuti  Aisyah dari belakang dengan bawa banyak jinjingan sayuran, ikan dan daging. Sesekali Rusdi menjawab telpon dari kantornya yang mengharapkan kehadirannya secepatnya.

Read More

SESSI MONOLOG

Dian‘Assalamu’alalikum wahai pagi,,, Maha Rahman dan Rahim terbentang dari dasar laut hingga perut bumi dan tinggi cakrawala yang tanpa tepi,,,

Demi rahasia dari segala rahasia,,,kuhaturkan setitik syukur yang barangkali tak bermakna. Nikmat manakah yang engkau dustakan? Berserah terima pada nasib dan keadaan…...

Read More

TAK ADA YANG SPESIAL BILA WANITA CANTIK

ceritarlebaySetelah bertemu klien, rusdi langsung meluncur ke Tebet untuk bertemua Brian, partner bisnisnya. Untuk ketiga kalinya Rusdi bertanya pada Brian tentang pencantuman nama dirinya pada akta notaris perusahaan, surat legal prosentase investati perusahaan serta pencantuman namanya pada rekening bank perusahaan selain Brian. Dan untuk ketiga kalinya Brian mengulur waktu dengan alas an “nanti, belum sempat”. Ditambah ada kekesalan Brian karena Rusdi terlalu menuntut.

Read More

KALIMAT TAK MAIN MAIN – Oleh Ima Aja

ImaTak ada yang main-main bagi Tuhan, bahkan dalam kalimat yang main-main sekalipun !

Hari ini dalam perjalananya menuju Bandara untuk ke Italy, mbak Laily menelpon saya. Diujung ponselnya dia bercerita mengenai kalimat main-main, yang pernah di ucapkannya. Beberapa bulan lalu selepas meliput launching buku Scapa Per Amore dan mewawancarai Walikota Italy, dia menulis di Twiternya agar suatu saat bisa ke Italy. Dan tak dinyana, dalam perjalanan ke Italylah dia sekarang.

Read More

TRIK LEBAY DI GUNUNG

naik_gunungHari kamis, Rusdi izin ke kantornya untuk datang terlambat karna harus mengambil rapot Ica dan Farhan.  Sesampainya di sekolah, Aisyah menyusul karena ia juga panitia pembagian rapot di sekolahnya yang berdekatan dengan sekolah Ica dan Farhan.  Setelah melihat raport, Rusdi menatap kedua anaknya dengan tajam. “Selamat ya Ica. Kamu dapat nilai tertinggi. Nanti ayah beli ‘scooter for kids’ seperti permintaan mu” kata Rusdi pada Nisa. “Dan kamu, Farhan, harus giat lagi belajar di kelas enam ya. Gak usah sedih walau kali ini kamu hanya dapat peringkat ke dua. Terus aktif pada semua kegiatan yang kamu suka asal bisa mengatur waktumu. Seperti janji ayah, kita akan naik gunung” kata Rusdi pada Farhan.

Read More
  • Hide